TOMOHON – Bencana alam kebakaran hutan dan lahan melanda sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Kota Tomohon.
Terbaru, kawasan Gunung Lokon Tomohon mengalami kebakaran pada Selasa (13/10/2026).
Karena itu, Pemerintah Kota Tomohon menggelar Doa Bersama Lintas Agama, di Stadion Babe Palar Tomohon, Rabu (14/10/2026).
Secara bergantian, doa dibawakan oleh Pdt Joula Dengah, M.Th, Pdt Rut Wangkai, M.Th, Pastor Revi Tanod, Pr, Ph.D, Ustad H. Saing Mamang, dan Meichi Pannavati Bibiana Rindonuwu mewakili umat Budha.
Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, SH mengatakan, doa bersama lintas agama ini sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon atas bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia termasuk di Kota Tomohon.
“Atas nama Pemerintah Kota Tomohon, saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kondisi musim kemarau panjang yang kita hadapi dan kebakaran hutan dan lahan, khususnya di area gunung lokon,” kata Senduk.
Oleh karena itu, lanjut Caroll melalui doa bersama ini, kita memohon pertolongan dan penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, kiranya diberikan kekuatan, hikmat dan ketabahan dalam menghadapi musim kemarau panjang ini.
“Mari mohon pertolongan dan penyertaan Tuhan agar upaya penanganan kebakaran di gunung Lokon dan di seluruh wilayah Indonesia dapat berjalan dengan baik,” pinta Senduk.
Ia mengajak seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, BPBD, relawan, komunitas pecinta alam, tokoh agama dan masyarakat untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam penanganan kebakaran ini.
Sebelumnya, dilaksanakan ibadah yang dipimpin Ketua FKUB Kota Tomohon, Pdt Julien Sagay-Karwur, S.Th.
Ikut dalam doa bersama, Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar, SE, M.IKom, Ketua TP-PKK Kota Tomohon, drg Jeand’arc Senduk-Karundeng, Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring, SE, ME bersama jajaran Pemkot.
Hadir juga unsur TNI/Polri, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat. (mhk)
