TOMOHON – Gedung Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Elohim Kolongan Satu ditahbiskan dan diresmikan dalam ibadah syukur, Minggu (11/10/2026).

Ibadah syukur dipimpin oleh Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Misi dan Hubungan Kerja Sama, Pdt Dr Antonius Dan Sompe, M.Teol, M.Pd.K.

Hadir dalam peribadatan, Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, SH, Ketua TP-PKK Daerah Kota Tomohon, drg Jeand’arc Senduk-Karundeng, dan Kapolres Tomohon, AKBP Novrial Alberti Kombo, SIK, M.AP.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan pembukaan selubung papan nama gereja, penandatanganan prasasti, serta pengguntingan pita sebagai tanda peresmian gedung gereja oleh Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk dan Pdt Dan Sompe mewakili BPMS GMIM,

Dalam sambutannya, Caroll Senduk menyampaikan bahwa nama Elohim merupakan salah satu sebutan bagi Allah Yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi, yang berdaulat atas kehidupan dan seluruh ciptaan-Nya.

“Nama tersebut mengandung pengakuan iman bahwa Tuhan merupakan sumber kehidupan, pemimpin perjalanan jemaat, sekaligus dasar dari seluruh karya pelayanan gereja,” kata Senduk.

Oleh karena itu, lanjut wali kota, peresmian gedung gereja ini hendaknya tidak membuat kita berpuas diri atas hasil pembangunan secara fisik, tetapi justru semakin mengingatkan bahwa segala sesuatu yang kita miliki berasal dari Tuhan dan harus dipergunakan untuk kemuliaan nama-Nya.

“Saya juga sampaikan apresiasi atas kerja keras, pengorbanan, kebersamaan, dan doa seluruh jemaat yang telah mendukung pembangunan gedung gereja tersebut,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan gereja tidak hanya diukur dari kemegahan bangunan, tetapi juga dari pertumbuhan iman serta kualitas kehidupan rohani jemaat.

“Kiranya gedung gereja ini menjadi tempat anak-anak mengenal Tuhan, tempat generasi muda menemukan arah hidup, tempat keluarga dibangun dalam kasih, tempat orang yang lemah mendapatkan penguatan, serta tempat mereka yang bergumul menemukan penghiburan,” harapnya.

“Semoga gereja ini menjadi tempat seluruh jemaat belajar hidup dalam kasih, pengampunan, kerendahan hati, dan pelayanan,” sambungnya.

Menurut dia, gereja merupakan mitra penting dan strategis bagi pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang kuat, rukun, dan damai.

Selain itu, gereja juga memiliki peran dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki moralitas yang baik.

“Momentum pentahbisan dan peresmian gedung gereja ini, saya mengajak jemaat dan masyarakat untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan dan keamanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama menciptakan kehidupan yang harmonis,” pungkas Caroll Senduk. (mhk)