TOMOHON – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Wali Kota Tomohon 2025 DPRD Kota Tomohon kembali melakukan rangkaian rapat evaluasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Tomohon, Rabu (15/4/2026).

Dalam rapat di Kantor DPRD Tomohon itu, OPD yang hadir yakni, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Inspektorat, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), dan Dinas Sosial Kota Tomohon.

Ketua Pansus, Noldie Lengkong mengatakan, pembahasan LKPJ ini dilakukan secara komprehensif agar setiap rekomendasi yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat dan mampu mendorong kemajuan Kota Tomohon.

“Hal ini juga merupakan wujud akuntabilitas atas capaian kinerja pemerintahan yang mencakup aspek keuangan, pembangunan infrastruktur, hingga inovasi pelayanan publik sepanjang tahun anggaran 2025,” jelas Lengkong.

Dia menambahkan, pembahasan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program, realisasi anggaran, serta capaian kinerja masing-masing perangkat daerah guna menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi Pemerintah Kota Tomohon. (mhk)

Ini Sejumlah Poin Pembahasan Yang Berhasil Dirangkum 

-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tomohon : Pembahasan mencakup manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), pengembangan kompetensi SDM, serta optimalisasi penempatan jabatan sesuai dengan kompetensi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

-Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon : Fokus pada kesesuaian antara perencanaan pembangunan daerah dengan realisasi di lapangan, serta efektivitas berbagai inovasi daerah yang telah diluncurkan.

-Inspektorat Kota Tomohon : Pansus menitikberatkan pada fungsi pengawasan internal, tindak lanjut temuan audit (BPK/Internal), serta upaya penguatan tata kelola pemerintahan sepanjang Tahun 2025.

-Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) : Pansus mengevaluasi upaya stabilisasi harga bahan pokok di pasar, pengembangan industri kecil menengah (IKM), serta pengelolaan pasar tradisional di Kota Tomohon.

-Dinas Sosial Kota Tomohon : Sorotan utama tertuju pada akurasi data penerima bantuan sosial, efektivitas penanggulangan kemiskinan, serta kualitas pelayanan rehabilitasi sosial bagi masyarakat rentan.