TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon mencanangkan Gerakan Mapalus Kebutuhan Air Bersih (GeMa KASih).
Program inisiasi dari Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar itu, sebagai langkah antisipasi dampak kemarau panjang yang mengakibatkan berkurangnya ketersediaan air bersih.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Tomohon, Christo Kalumata, SSTP mengatakan, penyaluran air bagi warga Kota Tomohon telah dimulai sejak 13 Oktober dan akan berlangsung hingga 31 Oktober mendatang.
Hal ini sesuai surat Sekretaris Daerah No 300.2/SEKR/805-BPBD.
“Kebutuhan air bersih sangat krusial bagi masyarakat selang musim kemarau panjang di Tahun 2026 ini. Pasokan air permukaan dan air tanah mengalami penurunan drastis akibat fenomena cuaca ekstrem El Nino,” jelas Kalumata.
Dia menuturkan, pemerintah yang didalamnya keluarga besar Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Tomohon menyalurkan air bersih di 44 kelurahan, sesuai dengan jadwal yang diatur.
“Jumlah air yang disalurkan per hari 4000 liter setiap kelurahan. Tujuan gerakan ini adalah untuk membantu dan memastikan kebutuhan masyarakat akan air bersih tercukupi,” ungkapnya.
Hal ini, lanjut Kalumata merupakan bentuk aksi nyata dari mapalus atau gotong royong keluarga besar ASN Kota Tomohon.
“Teknis pelaksanaan masing-masing kelurahan dikoordinasikan dengan lurah setempat, agar dapat disosialisasikan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Dipaparkan Kalumata, wali kota dan wakil wali kota Tomohon berharap gerakan mapalus yang sementara dilaksanakam boleh membantu masyarakat Kota Tomohon agar tetap dapat hidup sehat, meringankan beban ekonomi terhadap kebutuhan air bersih, dan tetap produktif dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari.
Disaat yang sama, kata Kalumata, pemerintah juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar, bijak dalam penggunaan air, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana serta saling membantu antar warga yang mengalami kesulitan.
“Mari berdoa bersama agar Kota Tomohon selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, dijauhkan dari bencana, musim kemarau panjang segera berakhir, dan diberikan hujan secukupnya untuk menjadi berkat bagi masyarakat,” pungkas Kalumata. (mhk)
