TOMOHON – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon telah menyelesaikan masa persidangan ketiga.
Kini, para wakil rakyat Tomohon bakal memasuki babak baru di masa persidangan pertama Tahun 2026.
Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat paripurna DPRD Tomohon di Ruang Sidang Kantor DPRD Tomohon, Rabu (2/9/2026).
Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Tomohon, Drs Johny Runtuwene, didampingi Wakil Ketua DPRD Donald Pondaag.
Pihak pemerintah dihadiri oleh Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, SH dan Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumajar, SE, M.IKom.
Dalam kesempatan tersebut, 25 anggota DPRD Tomohon dari empat daerah pemilihan menyerahkan hasil reses kepada pemerintah.
Sementara itu, Caroll Senduk menyampaikan bahwa masa persidangan ketiga yang telah dilalui diwarnai dengan berbagai agenda strategis DPRD.
Baik dalam pelaksanaan fungsi legislasi, fungsi anggaran maupun fungsi pengawasan, yang berjalan beriringan dengan pelaksanaan program dan kebijakan Pemerintah Kota Tomohon.
“Berbagai pembahasan kebijakan daerah, penyusunan dan penyempurnaan regulasi, pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan, serta penyerapan aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Senduk.
Atas berbagai capaian tersebut, wali kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kota Tomohon atas kerja sama, sinergi, komunikasi dan kemitraan yang telah terjalin dengan baik.
“Hubungan yang konstruktif antara pemerintah daerah dan DPRD merupakan kekuatan penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Memasuki masa persidangan pertama Tahun 2026 ini, Caroll mengatakan masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi bersama.
Salah satu agenda penting yang saat ini tengah menjadi perhatian adalah finalisasi Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
“Selain itu, Pemkot Tomohon memberikan perhatian serius terhadap kondisi musim kemarau panjang yang terjadi saat ini,” tutur wali kota.
Untuk itu, ia mengharapkan dukungan, perhatian dan kerja sama dari pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kota Tomohon dalam menyikapi kondisi tersebut.
“Kita perlu membangun langkah-langkah bersama yang bersifat antisipatif dan solutif, serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar dampak musim kemarau dapat diminimalisir,” ajaknya.
“Pemerintah dan DPRD harus hadir bersama masyarakat, mendengar kebutuhan mereka dan mencari solusi yang nyata dan tepat sasaran,” sambung Senduk.
Pihaknya, lanjut wali kota, berkomitmen untuk terus membangun hubungan kemitraan yang harmonis dengan DPRD Kota Tomohon.
“Pemerintah daerah dan DPRD memiliki tugas dan fungsi masing-masing, namun tujuan kita adalah satu, yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Tomohon,” pungkasnya.
Dalam rapat paripurna turut dihadiri Forkopimda dan anggota DPRD Tomohon. (mhk)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan