TOMOHON – Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Bait-Lahim Talete Satu Wilayah Tomohon melaksanakan ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, Minggu (26/7/2026).
Dalam ibadah tersebut hadir Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar, SE, M.I.Kom bersama jajaran Pemkot Tomohon.
Saat membacakan sambutan Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, Wawali mengatakan bahwa selama delapan dekade, GMIM Bait-Lahim Talete Satu telah menjadi tempat dimana kasih Kristus diberitakan, pengharapan diteguhkan, serta banyak orang dipulihkan melalui pelayanan firman, doa, kegiatan gerejawi, dan persekutuan jemaat.
“Gereja bukan sekadar bangunan atau organisasi, melainkan rumah rohani yang menghadirkan kasih Allah bagi setiap orang tanpa membeda-bedakan,” ucap Sendy Rumajar.
Lanjutnya, wali kota mengapresiasi tema perayaan HUT ke-80, “A Living Legacy of Faith”, yang diangkat dari 2 Timotius 1:5.
Tema tersebut mengingatkan bahwa warisan iman bukan hanya untuk dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi harus terus dihidupi, diwariskan, dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Iman yang hidup akan terus bertumbuh ketika setiap generasi mengambil bagian dalam pelayanan, memberikan teladan, dan tetap setia mengikut Kristus,” ungkap Rumajar.
Katanya, momentum syukur ini menjadi kesempatan bagi Jemaat GMIM Bait-Lahim Talete Satu untuk terus mengevaluasi pelayanannya dalam menjalankan panggilan gereja, yakni mengajak, mengajar, dan mengarahkan jemaat agar hidup dalam kesetiaan serta rasa syukur kepada Tuhan.
Firman Tuhan mengajarkan bahwa kasih Kristus senantiasa menghadirkan pengampunan, pertobatan, dan kehidupan yang baru bagi setiap orang.
“Melalui perayaan ini, seluruh jemaat diajak untuk terus menjadikan gereja sebagai rumah pemulihan bagi sesama, sehingga pelayanan yang dilakukan mampu menghadirkan kasih Kristus dan membawa semakin banyak orang datang kepada Tuhan,” ujar Rumajar.
Dia juga menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi muda yang takut akan Tuhan, mencintai gereja, dan siap melanjutkan tongkat estafet pelayanan.
“Warisan iman harus terus diteruskan melalui keteladanan hidup, pendidikan iman, dan pelayanan yang berkesinambungan demi masa depan gereja yang semakin kuat,” harapnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaat, Badan Pekerja Majelis Jemaat, hamba-hamba Tuhan, pelayan khusus, serta seluruh perangkat pelayanan yang selama ini telah berkontribusi dalam membangun kehidupan masyarakat Kota Tomohon yang rukun, damai, dan penuh kasih.
“Mengakhiri sambutan, atas nama Pemerintah Kota Tomohon, wali kota mengucapkan selamat HUT ke-80 kepada seluruh Jemaat GMIM Bait-Lahim Talete Satu Wilayah Tomohon Sentrum,” katanya.
“Diharapkan sukacita dan penyertaan Tuhan senantiasa mengiringi perjalanan pelayanan jemaat serta memberkati Kota Tomohon untuk terus maju, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkas Sendy Rumajar.
Turut hadir Ketua BPMJ GMIM Bait-Lahim Talete Satu Pdt Dr Thresje Awuy-Tombokan, M.Th, para Pendeta Pelayan, Pdt Andrio Awuy, S.Th, Pdt Ivone Kansil-Turangan, M.Th, Pdt Sintia Singal-Tampi, S.Si.Theol dan Pdt Karla Sumilat-Kalalo, S.Th, Ketua BPMW Tomohon Sentrum Pdt Fredy Balo, M.Th.
Hadir juga para Pendeta yang pernah melayani di Jemaat GMIM Bait-Lahim Talete Satu, para pelayan khusus, jemaat kolom 1 hingga kolom 30, Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon yang juga Ketua Panitia H2RG GMIM Bait-Lahim Talete Satu Tahun 2026, Donald Pondaag, SE. (mhk)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan