MINAHASA – Komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Sulawesi Utara tidak omon-omon.

Buktinya, Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggulan Garuda segera dibangun di Langowan, Kabupaten Minahasa.

Keseriusan untuk menghadirkan sekolah unggulan terlihat saat anak buah Prabowo mengunjungi lokasi pembangunan yang terletak di Desa Koyawas dalam waktu yang berdekatan.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI, Prof Stella Christie Ph.D mengunjungi Langowan, Jumat (14/3/2025)

Selanjutnya, Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan-RI), Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin datang ke lokasi pembangunan, Rabu (19/3/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie.

Bupati Minahasa, Robby Dondokambey SSi MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa SMA Unggulan Garuda dibawah supervisi Kementerian Pertahanan RI.

“Jadi, SMA Garuda ini sama dengan yang di Cimahi, Malang dan Magelang. Tapi sekolah ini letak geografisnya lebih baik dari sekolah-sekolah tersebut,” kata Menhan.

Sjafrie juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat Sulawesi Utara khususnya Minahasa, agar pembangunan SMA Unggulan Garuda selesai tahun ini.

“Mari kita doakan agar SMA ini segera dibangun,” harapnya.

Sementara, Bupati Robby Dondokambey, menyebut bahwa pembangunan SMA Unggulan Garuda di Langowan, merupakan kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa.

“Seperti apa yang dikatakan Pak Menhan, bahwa sekolah ini hanya ada beberapa di Indonesia, salah satunya SMA Unggulan Garuda di Minahasa, Sulawesi Utara,” kata Bupati Dondokambey disela peninjauan.

Bupati RD juga menjelaskan, untuk penerimaan siswa baru di SMA Unggulan Garuda, putra daerah mendapat kuota 50 persen. “Seperti apa yang dikatakan Pak Menhan, kuota untuk putra-putri daerah khususnya Minahasa mendapat jatah 50 persen,” jelasnya.

RD menambahkan, Pemkab Minahasa siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Untuk memastikan sekolah ini dapat berdiri dengan fasilitas yang memadai, sehingga menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Utara dan Minahasa khususnya.

“Dengan adanya sekolah unggulan ini, diharapkan dapat mencetak siswa-siswi berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, serta menjadi pelopor dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.

Kunjungan ini, Menhan didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandiyo Budi Revita, Kabaranahan Kemhan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, Korspri Menhan Kolonel Inf Charles Alling dan Paban IV/Bindik Spersad Kolonel Inf Jatmiko.

Turut hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr Lynda Watania MM MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulut, Dr Denny Mangala MSi, jajaran Pemprov Sulut, serta jajaran Pemkab Minahasa. (mhk)